Saturday, May 21, 2016

Review Signal

Postingan ini ditulis 3 hari setelah namatin Signal, jadi aku harus buru-buru nulis mumpung masih anget hehe. Entah kesambet apa tiba-tiba aku bisa download drama ini, karena diliat dari genrenya aja jelas ini bukan drama yang "aku banget". Tapi karena lagi kehabisan stok drama, akhirnya "kepaksa" buat download dan nonton. 

Gak tau sudah ke berapa kalinya aku ngalamin hal kayak gini: berangkat dari iseng/asal download/kehabisan bahan tontonan, yang akhirnya berujung pada maraton karena ternyata ceritanya bagus banget.

Dua kata itu cukup mewakili Signal. Drama TvN yang berjumlah 16 episode ini sukses bikin aku penasaran dari awal sampai akhir. Sebenernya di awal-awal agak males juga nonton dramannya TvN gara-gara sedikit kecewa dengan ending Cheese in The Trap yang bikin aku  pengen cepet-cepet move on dari tv kabel ini. Hahaha.

Oke, langsung kita review aja yuk~ Yang belom nonton dramanya awas kena spoiler hehe.

***

Signal (2016)


Drama ini bermula dari tahun 2015, dimana seorang profiler bernama Park Hae Young (Lee Je Hoon) yang secara tidak sengaja menemukan walkie talkie rusak di tumpukan barang-barang yang akan dibuang. Selidik punya selidik, walkie talkie itu ternyata milik seorang detektif senior bernama Lee Jae Han. Hae Young awalnya tidak percaya dan menyangka dirinya gila, sebab dari walkie talkie tersebut ia dapat berkomunikasi dengan Lee Jae Han yang mengaku berasal dari tahun 2000. Bagaimana bisa sebuah walkie talkie rusak mengirim sinyal, terlebih dari masa lalu?

Selamat siang, McD, ada yang bisa dibantu?

Dikejar rasa penasaran, Hae Young pun berkeliling dari satu kantor polisi ke kantor polisi lain untuk mencari keberadaan Lee Jae Han saat ini. Namun nihil, ia tidak dapat menemukan sosok Lee Jae Han di tahun 2015. 

Seiring dengan berjalannya waktu, Hae Young mulai percaya bahwa dirinya memang bisa berkomunikasi dengan Lee Jae Han di masa lalu. Berkat informasi dari Lee Jae Han, Hae Young yang tergabung dalam cold case team pimpinan Cha Soo Hyun (Kim Hye Soo) berusaha memecahkan satu demi satu kasus lama yang sampai saat ini masih belum terselesaikan.

Dengan kemampuan profilingnya, Hae Young bekerja sama dengan Lee Jae Han dalam menemukan berbagai pelaku kejahatan di masa lalu, seperti kasus pembunuhan berantai Gyeonggi Nambu yang terjadi di tahun 1989, dengan harapan dapat menyelamatkan nyawa korban, dan mengubah masa depan. Namun sayang, mengubah masa depan berarti harus siap menerima risiko yang terjadi. Ketika berhasil menyelamatkan nyawa korban di masa lalu, Hae Young harus siap menerima kenyataan bahwa ada nyawa lain yang harus pergi.

Kasus demi kasus semenjak tahun 1989 pun terjadi. Kini, Hae Young dihadapkan pada fakta bahwa Lee Jae Han berhubungan dengan kematian kakaknya yang terjadi pada tahun 2000. Misteri pun semakin rumit saat Hae Young mengetahui kenyataan yang sebenarnya di balik kejadian tersebut.

***

Cast

Lee Je Hoon as Park Hae Young

Cho Jin Woong as Lee Jae Han

Kim Hye Soo as Cha Soo Hyun

Cerita:

Dari segi kontain cerita, drama ini bener-bener superb. Alurnya tertata meskipun di episode awal sedikit membingungkan. Kasus demi kasus diceritakan dengan apik, writernya pinter banget bikin penonton penasaran wkwk. Pergantian latar dari saat ini ke masa lalu juga smooth banget. Scene menegangkan, sedih, geregetan, action, bahkan sampai romance dikemas dengan sangat rapi dan tidak terkesan dipaksakan sehingga penonton bisa ikut merasakan feelnya dari awal sampai akhir. Ada saat dimana drama ini bikin penonton tegang, marah, dan jengkel sama si antagonis/pelaku, tapi beberapa menit kemudian penonton dibikin senyum-senyum sendiri dengan adegan detektif Lee Jae Han dan officer Cha Soo Hyun. Cuma satu yang bikin ganjel: endingnyaaaa... T_T. Padahal ngarep kalo di akhir mereka bertiga bisa ketemu dan kumpul bareng gitu kayak di posternya. Hiks. 

Karakter Pemain:

Dari ketiga main cast di atas, sudah pasti karakter Lee Jae Han yang paling membekas di hati. Dalam drama ini, Lee Jae Han digambarkan sebagai sesosok detektif yang berani dan pantang menyerah dalam menguak kebenaran. Aktingnya Cho Jin Woong disini bener-bener keren, sampai rasanya ikut terbawa emosi Lee Jae Han saat dia gagal menangkap penjahat atau saat dia merasa hopeless ga bisa berbuat apa-apa dengan hukum yang berat sebelah. Gak bisa bayangin gimana kalo aktor lain yang meranin Lee Jae Han, Won Bin sekalipun rasanya gak bakal bisa se"pas" ini. Dari postur, gaya bicara, sampai style rambut rasanya bener-bener pas buat diperankan oleh Cho Jin Woong. Haha. Sampai kehabisan kata-kata buat deskripsiin ahjussi ini, yang jelas kalian harus nonton sendiri baru bisa ngerasain sensasinya xD. 

Hae Young masuk 2nd fav character disini. Meskipun ganteng, karakternya tetep kurang greget, kurang nggigit dibandingkan karakter Lee Jae Han. Tapi entah kenapa AKU.SUKA.BANGET.BANGET.BANGET sama aktingnya Lee Je Hoon disini dari pada di Fashion King. Mata ini rasanya jadi lebih seger saat liat dia megang pistol dan ngejar penjahat dari pada liat dia duduk manis di mobil mewah ala-ala chaebol. Disini Lee Je Hoon berasa pas memerankan sosok yang paling benci sama polisi, tapi akhirnya masuk ke sekolah kepolisian demi mengusut kasus kakaknya. 

Cha Soo Hyun. Main lead terakhir dan satu-satunya tokoh utama cewek dalam drama ini. Kaget banget waktu tau kalo dia sebenernya kelahiran taun 1970 which means she is now 45 omg o_O. Padahal awalnya ngira kalo dia masih 30an atau paling mentok 40 lah karena keliatan masih fit dan lincah banget, main adegan fighting juga gesit. Sumpah lah ini kalo gak googling mungkin seumur hidup gak bakalan tau kalo dia ternyata artis senior lol. Btw suka banget sama lovey-doveynya Cha Soo Hyun dan Lee Jae Han. Mereka berdua sukses membentuk "middle aged couple" yang sweet and bitter in the same time. 

Musik dan Setting:

Dari beberapa review di blog banyak yang bilang kalo Signal itu dark dan kelam. Ya emang bener sih. Kesan itu tergambar di setting yang kebanyakan gelap dan musiknya dominan sedih. Wajar sih menurutku, genrenya aja crime, detektif. Kalo settingnya ceria warna warni itu mah MV girlgroup wkwk *digetok*.


***

Semoga setelah baca ini kalian jadi penasaran dan tergugah buat nonton Signal. Yang males nonton drama berat dan tegang mungkin disimpen dulu malesnya karena ini bener-bener drama yang worth to watch. Dari semua drama bergenre sejenis yang pernah aku liat, cuma Signal yang paling menguras emosi in a good way. Mungkin kalo dirangkum, ini tiga alasan yang membuat kalian wajib nonton drama Signal: pertama, alurnya keren; kedua, akting pemerannya kece; dan terakhir, Lee Je Hoonnya ganteng abiss hahahaha.

Btw jangan lupa nonton Running Man 298 ya. Abang Je Hoon pamer chocolate abs disitu hahaha.  

Duh, pengen gelandotan..

Thursday, March 17, 2016

Review: Fourseed Coffee Surabaya

Beberapa bulan ini hobi kuliner semakin menggila. Apalagi dengan berbagai voucher promo dan diskon yang banyak bertaburan di sana-sini makin membuat saya yang lemah ini tergoda *abaikan kalimat terakhir*. Nah, beberapa minggu yang lalu hasrat untuk kulineran muncul lagi, jadilah aku ngintip-ngintip situsnya Dealjava buat nyari tempat makan yang lagi promo. Setelah beberapa menit browsing akhirnya diputuskan beli vouchernya Fourseed Coffee. Besoknya habis kuliah meluncur deh aku sama Ririz dan Mbak Niluh ke TKP.

Pic from google

Cafe ini lokasinya ada di Jalan Manyar Kertoajo, di jalan belokan sebelah McD Manyar. Letaknya satu gedung dengan Crab N Chef, cuma beda lantai doang. Jadi kalo pengen kesini kalian masuk Crab N Chef dulu, terus naik ke lantai 2 lewat tangga di sebelah kanan pintu masuk dan voila, sampai deh di Fourseed. 

Tempatnya agak sempit sih ya menurutku, kayaknya maksimal cuma bisa muat 30 orangan gitu cmiiw. Kita bertiga ke sana pas jam makan siang, tapi langsung milih balkon yang notabene lebih panas karena kena sinar matahari langsung dari kaca. Bukan niat panas-panasan atau apa, tapi balkon tempatnya lebih terang jadi lebih enak buat foto-foto HAHAHAHA. 

Begitu kita duduk, gak ada lima menit waiter langsung nyamperin dengan bawa buku menu. Berhubung kita pake dealjava jadi pilihan menu yang bisa kita pesen terbatas cuma pancake sama drink doang. 

What we order:



------ THE FROCTAIL -----

2 pieces of pancake with generous slices of strawberry, peach, and orange plus 1 scoop vanilla ice cream. The pancake itself is soft, fluffy and not too sweet, just suit to my taste. The fruits perfectly balance the sweetness from ice cream and bluberry sauce, what a wonderful combo! I don't think twice to give it 8.5/10.

The Froctail, IDR 30k

------ THE CABANA -----

The Cabana, IDR 30k

A bit different from The Froctail, The cabana consists of 2 fluffy and light pancakes with big chunk of sliced banana and vanilla ice cream on top. Sprinkle almond (?) makes it perfect but then the caramel sauce ruins all the good taste since it becomes too sweet. 7.5/10 from me.

------ CALAMARI -----

Calamari, IDR 35k

Thanks God we ordered salty one. We made a right decision when we picked the menu bcs us three already had enough sugar from pancakes and drinks. The taste of fried calamari is just perfect but the portion is too small for us *yaiyalah orang dimakan rame2*. Pas makan ini kebayang dulu waktu makan fried calamari di salah satu seafood resto yang cuminya alot banget kayak sendal jepit, but hey, this one is surprisingly tender. The whole dish definitely worth 8.5/10

------ DRINKS -----

Drinks:
Mbak Niluh: Oreo Summer IDR 23k
Ririz: Taro Latte IDR 19k
Me: Red Velvet Latte 19k

Awalnya pesen latte ini karena suka sama warnanya yang pink-pink unyu gitu. Tapi setelah dicoba... pengen nangis. The taro and red velvet latte are soooo bland I almost asked the waiter to bring me sugar *lol*. But both latte come with a glass of water and pudding so yeah I forgive you *lol again*. Among these three my recommendation goes to Oreo Summer. Enak banget oreonyaaa, gak terlalu manis dan gak eneg, pas banget buat pelipur lara setelah minum si latte haha. 



Hi~ ⌒°(❛ᴗ❛)°⌒

Kalo diitung sebenernya kita habis 153k untuk 3 makanan dan 3 minuman di atas tapiii berhubung kita pake voucher dealjava dan mereka lagi ada promo all drinks 15k, jadinya kita cuma habis 121k. \o/
Details: 
The froctail + red velvet latte 33k (include ppn) 
The cabana + taro latte 33k (include ppn) 
Calamari 35k (exclude ppn) 
Oreo summer 15k (exclude ppn)
Fourseed ini masuk ke list recommended cafe aku dan lain waktu bakal nyobain menu-menu lainnya. Atau nyoba kepiting di lantai bawah? Haha boleh lah dicoba kalo lagi tanggal muda xD.


***

---FOURSEED COFFEE---

Address: Jalan Manyar Kertoarjo V No. 6-8 (Bonnet) 
2nd Floor of Crab 'n Chef Surabaya
Phone: 031 5947 938
Price range: 15k - 40k (PPN 10%)
Instagram: @fourseedscoffee

***

Wednesday, January 20, 2016

Review: Caloria

Dulu jaman masih kuliah S1 kayaknya susah nyari tempat di sekitar kampus buat makan atau sekedar hangout bareng temen-temen. Apalagi buat anak Unair C nih, nyari cafe cantik yang lokasinya deket kampus kadang suka bikin garuk-garuk kepala dan akhirnya berujung pada pertanyaan: dimana? Dan karena nyerah ujung-ujungnya ya ke Galaxi Mall juga. Tapi semua berubah sejak boomingnya tren ngafe tipis-tipis di kalangan anak muda/mahasiswa sehingga banyak kafe baru yang bermunculan di sekitar kampus.

Berkat kepo instagram dan tanya temen sana sini akhirnya aku ngajakin Ririz buat nyobain salah satu kafe yang tempatnya deket banget sama kampus. Yak, betul, Caloria.

Ini kafe atau resto (?) sebenernya udah lama tapi entah kenapa baru bisa kesana akhir 2015 kemarin. Begitu nyampe lokasi, aku agak annoyed dengan tempat parkirnya. It was so crowded when I got there. Beberapa mobil sampai ada yang parkir di pinggir jalan karena gak dapet tempat *rolling eyes*.

Begitu masuk kita langsung disambut dua waiter dan langsung dianter ke meja kita. Sempet takjub waktu pertama kali masuk karena dalemnya ternyata luas banget. Tempat ini terdiri dari dua lantai yang kapasitasnya mungkin bisa menampung up to 100 people (or more?). Gak bisa bayangin gimana riweuhnya tempat parkir kalo dua lantai itu penuh --". 

Indoor area (pic from laurangelia.com)

Outdoor area (pic from laurangelia.com)

Meja dan kursi ditata rapi dengan banyak pernak pernik unik di dinding dan langit-langit. You can find almost everything in their decorations, from little gear to big teddy bear, from vintage thingy to inspirational quote. Too many spots for selfie!

Say hi to Teddy


Menu di Caloria kebanyakan western food yang difusion gitu, kayak lasagna rendang, pizza balado, dll. Karena penasaran akhirnya aku pesen pizza balado dengan ekpektasi tinggi karena liat gambar di buku menunya yang seems tempting~ 

So here what we ordered:

***

Pizza Balado

Lupa harganya. Sekitar 75k kalo gak salah inget

After 20 minutes of waiting, my pizza was finally arrived. I could tell that it was freshly baked bcs it's still hot so I decided to take photos first. The mozzarella melted nicely I couldn't wait to put it in my mouth o(*;ω;*)o. 




Okay, let's try. Once I started eating it, I was convinced that it was one of the best pizza they had but then it turned out wrong. Rasanya aneh, bukan seperti rasa balado yang aku bayangin sebelumnya. Dagingnya dikiiit banget, all I could see was sliced eggplant. Yes, eggplant. Terong. Omg. Sorry Caloria, this is the weirdest pizza I've ever eat. *cry*

Aku gak bilang kalo ini gak enak, tapi aneh aja liat ada terong di pizza. Oke, gak salah juga sih karena namanya aja pizza balado tapi tapi tapi kan gak cuma terong aja yang bisa dibikin balado T.T hiks. Dan yang ngerasa ini aneh ternyata gak aku doang. Ririz juga ngerasain hal yang sama. Dia bahkan keliatan udah nyerah di slice pertama wkwk. Seandainya terong ini diganti daging/dendeng/tempe gitu mungkin masih bisa diterima sama lidah kita yang endel ini. Yang aku suka dari pizza ini cuma keju dan crustnya. Crustnya krispi dan gurih, enak dipake nyemil sambil ngobrol-ngobrol. 

***

Drinks


Aku pesen Strawberry Lime Squash (28k) dan Ririz pesen Blue Rain Paradise (28k). Strawberry Lime Squashnya warnanya cantik banget, jadi sayang mau ngaduk *lol*. Rasanya seger, ada campuran soda sama mint-mint gitu. Dari 1 sampai 10 skor minuman ini 9! It was definitely the winner.

Overall tempat ini asik buat ngabisin waktu bareng temen-temen sambil selfie atau sekedar ngopi-ngopi cantik. Tempatnya kece, luas, bersih, pelayannya juga ramah. 


***

Caloria

Address: Jl. Raya Dharma Husada Indah, Jawa Timur
Opening Hours: Mon-Sun 11.00 - 23.00
Phone: 082257147540 | 031-5997420
Instagram: @caloriasby

***